Selasa, 18 Juni 2019

Cuaca di bumi ada kaitannya dengan panas dan dinginnya neraka

Bismillahirrahmanirrahim

Cuaca di bumi ada kaitannya dengan panas dan dinginnya neraka, disebutkan dalam sebuah hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Apabila cuaca sangat panas, akhirkanlah shalat zhuhur sampai waktu dingin karena panas yang sangat merupakan hawa panas neraka jahannam.” (HR. Bukhari no. 536 dan Muslim no. 615)

Dalam hadits muttafaqun ‘alaih, dari Abu Hurairah, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Neraka berkata; ‘Ya Rabbi, kami memakan satu sama lainnya, (maka izinkanlah kami untuk bernapas!)’ Maka Allah mengizinkan untuk bernapas dua kali, napas ketika musim dingin dan napas ketika musim panas. Hawa yang amat panas, itu adalah dari panasnya neraka. Hawa yang amat dingin, itu adalah dari dinginnya (dingin bekunya) neraka.” (HR. Bukhari no. 3260 & Muslim no. 617)

Dari Ka’ab, ia berkata, “Sesungguhnya di neraka terdapat dingin yaitu zamharir (dingin yang amat beku), yang ini bisa membuat kulit-kulit terlepas hingga mereka (yang berada di neraka) meminta pertolongan pada panasnya neraka.”

‘Abdul Malik bin ‘Umair berkata, “Telah sampai padaku bahwa penduduk neraka meminta pada penjaga neraka untuk keluar pada sisi neraka.
Mereka pun keluar ke sisi, namun mereka disantap oleh zamharir atau dinginnya neraka.
Hingga mereka pun akhirnya kembali ke neraka. Dan mereka menemukan dingin yang tadi mereka dapatkan.” (Lathoif Al Ma’arif, hal. 575.)

“Inilah (azab neraka), biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin (ghossaq).”
(QS. Shaad: 57)

Semoga cuaca yang amat panas dan dingin mengingatkan kita akan neraka, sehingga kita pun seharusnya meminta perlindungan pada Allah dari siksanya yang begitu mengerikan.


Bimbinganislam.com | Follow TG, YT, IG, FB, LINE, TWITTER : Bimbingan Islam

#copas


Tidak ada komentar:

Posting Komentar